Indomineralmining.com - Biji Besi - Batubara - Take Over - Joint Operation - Lahan Tambang - KALTIM - KALSEL - KALTENG - KALBAR
0 item
News
6 September 2012
TAMBANG BATU BARA: Produksi Sumsel Diprediksi Turun 20%
PALEMBANG: Produksi batu bara Sumatra Selatan diperkirakan turun sampai 20% akibat turunnya harga penjualan komoditas terus merosot sejak tiga bulan terakhir. detail

27 Juli 2012
“Berebut”Izin Tambang-Batas Wilayah Kaltim-Kaltara Belum Klir
SAMARINDA – Seiring pembahasan Rancangan Undang-Undang Daerah Otonomi Baru (RUU DOB), perbatasan Kaltim dengan calon pemekarannya, Kalimantan Utara (Kaltara) masih bermasalah. Dua kabupaten rupanya sedang berebut wilayah karena sama-sama mengeluarkan izin pertambangan batu bara. detail

25 Juli 2012
Inilah Izin Pertambangan yang Clear and Clean
INILAH.COM, Jakarta - Dirjen Minerba, Kementerian ESDM mengungkapkan dari sebanyak 10.566 izin usaha pertambangan (IUP) mineral dan batu bara, baru ada 4626 IUP yang sudah dinyatakan clear and clean (CNC). detail

10 Juli 2012
Rusia Segera Bangun Jalan Kereta Api Kalimantan
Moskwa (ANTARA News) - Rusia segera merealisasikan investasi untuk pembangunan jaringan kereta api sepanjang 240 km di Kalimantan senilai 2,5 miliar dolar AS. detail

16 Agustus 2011
20 Izin Galian C Dikeluarkan
BANGKO – Terhitung Juli 2011, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan 20 izin pertambangan mineral non logam (galian C) yang beroperasi di berbagai kecamatan di Kabupaten Merangin. detail

16 Agustus 2011
Pertambangan dan Energi Masih Dominan
NUNUKAN- Kepala Badan perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nunukan, Hanafiah, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nunukan hingga saat ini masih didominasi sektor pertambangan dan energi, dibandingkan sektor pembangunan lainnya. detail

12 Juli 2011
Rita: Tak Ada Tumpang Tindih Lahan di Tahura
SAMARINDA – Bupati Kukar Rita Widyasari mengatakan tidak ada tumpang tindih antara lahan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto dengan lahan tambang batu bara yang ada di sekitar sana. detail

» index berita
Testimonial
M. Reza
ANDA BUTUH FUNDER UNTUK TRANSAKSI LC ANDA? Kami akan bantu anda untuk mendanai LC tersebut untuk transaksi hasil tambang batubara,nikel,pasir/bijih besi,dll. Segera kirim draft kontrak, LC, dan PB tra... detail

M. Reza
Jual batubara asal Kalsel : 1. Kal 6300-6100 kcal/kg, kontrak 50.000 MT/shipment, Rp. 700.000/MT, FOB MV, cash. 2. Kal 5800-5600 kcal/kg, kontrak 50.000 MT/shipment, Rp. 570.000/MT, FOB MV, cash. 3... detail

M. Reza
ANDA BUTUH FUNDER UNTUK TRANSAKSI LC ANDA? Kami akan bantu anda untuk mendanai LC tersebut untuk transaksi hasil tambang batubara,nikel,pasir/bijih besi,dll. Segera kirim draft LC dan draft PB transak... detail

M. Reza
Jual batubara asal Kaltim : 1. Kal 6300-6100 kcal/kg, kontrak 50.000 MT/shipment, US$ 97/MT FOB MV, cash. 2. Kal 6300-6100 kcal/kg, kontrak 50.000 MT/shipment, US$ 104/MT FOB MV, L/C at sight. 3. K... detail

indra
mo cari iron ore fe 63-61, fob mv pembyaran bisa lc ato cash? cash urgetn fob mv usd 93 bisa supply,...kalo lc sekarang brp ya...?

» isi testimonial
» lihat testimonial
News

Daerah Perlu Bangun Pabrik Pengolahan Bijih Besi

29 April 2008

Bandarlampung (ANTARA News) - Pabrik pengolahan bijih besi skala kecil (skala 25-100 ton per hari) perlu dibangun di berbagai daerah, terutama di kawasan tambang bijih besi yang potensinya tersebar di Indonesia.

"Di Indonesia cadangan bijih besi tidak ditemukan dalam jumlah besar di suatu kawasan, tetapi tersebar di banyak kawasan dalam cadangan yang kecil-kecil," kata Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Masbah Siregar saat peresmian pabrik riset tanur tiup pengolahan bijih besi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pengolahan Mineral Lampung Selatan, kemarin.

Karena itu, pabrik pengolahannya juga tidak perlu dalam skala besar seperti Krakatau Steel (KS) yang kapasitasnya 500 ton per hari. Menurut dia, konsep seperti itu kurang tepat.

"Pabrik skala besar memerlukan cadangan tambang bijih besi yang besar untuk diolah jadi pig iron atau billet sebagai bahan baku pengecoran logam, karena itu jika tambangnya kecil-kecil dan tersebar akan membengkakkan biaya angkutan dari tambang, ini masalah besar." katanya.

Namun demikian, ia mengungkapkan, sejauh ini Indonesia belum memiliki industri pengolahan bijih besi mentah. Apa yang dilakukan KS hanyalah mengolah pellete (bijih besi bongkahan berbentuk bulat) yang diimpor menjadi billet (besi kasar bahan baku struktur baja).

Padahal, lanjut dia, bijih besi hasil tambang yang tersebar di Lampung, Sumbar, Kalteng, Kalsel, Belitung dan lain-lain langsung diekspor tanpa diolah dengan harga sangat murah Rp300-500 per Kg, sementara KS mengimpor pellete Rp6.000 per Kg.

Karena itu LIPI, ujarnya, mengajak investor dalam negeri membangun
pabrik pengolahan bijih besi menjadi pig iron (besi kasar) berkapasitas kecil 25 ton per hari hanya dengan modal Rp20
miliar.

Pabrik ini bisa dibangun di dekat tambang bijih besi rakyat di sejumlah daerah, dan untuk kebutuhan industri pengecoran logam seperti misalnya di Ceper, Klaten yang membutuhkan besi kasar sekitar 200 ton per hari untuk keperluan seperti pagar, alat rumah tangga, atau alat pertanian.

Ia berharap Pemda Lampung, Pemda Kalteng dan lainnya yang punya potensi tambang bijih besi berminat membangun pabrik skala kecil ini dalam bentuk BUMD, karena LIPI hanya membuatkan prototipenya.

Sementara itu, peneliti Puslit Metalurgi LIPI, Yusuf, mengakui, pengolahan bijih besi juga akan menghadapi kendala dalam pengadaan bahan bakar karena untuk mengolah satu ton pig iron membutuhkan 1,2 ton arang.

"Tetapi bisa juga menggunakan bahan bakar kokas (coking coal), di Kalteng sudah ada hasil eksplorasinya. Tanur tiup LIPI ini menggunakan arang yang sebenarnya akan diekspor," katanya.

Kebutuhan Indonesia akan besi saat ini mencapai sekitar tujuh juta ton per tahun dan pada 2020 diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 15 juta ton per tahun, karena itu Indonesia perlu mengolah bijih jadi besi secara mandiri.(*)



Baca juga
  » 6 September 2012
TAMBANG BATU BARA: Produksi Sumsel Diprediksi Turun 20%
PALEMBANG: Produksi batu bara Sumatra Selatan diperkirakan turun sampai 20% akibat turunnya harga penjualan komoditas terus merosot sejak tiga bulan terakhir.

  » 27 Juli 2012
“Berebut”Izin Tambang-Batas Wilayah Kaltim-Kaltara Belum Klir
SAMARINDA – Seiring pembahasan Rancangan Undang-Undang Daerah Otonomi Baru (RUU DOB), perbatasan Kaltim dengan calon pemekarannya, Kalimantan Utara (Kaltara) masih bermasalah. Dua kabupaten rupanya sedang berebut wilayah karena sama-sama mengeluarkan izin pertambangan batu bara.

  » 25 Juli 2012
Inilah Izin Pertambangan yang Clear and Clean
INILAH.COM, Jakarta - Dirjen Minerba, Kementerian ESDM mengungkapkan dari sebanyak 10.566 izin usaha pertambangan (IUP) mineral dan batu bara, baru ada 4626 IUP yang sudah dinyatakan clear and clean (CNC).

  » 10 Juli 2012
Rusia Segera Bangun Jalan Kereta Api Kalimantan
Moskwa (ANTARA News) - Rusia segera merealisasikan investasi untuk pembangunan jaringan kereta api sepanjang 240 km di Kalimantan senilai 2,5 miliar dolar AS.

  » 16 Agustus 2011
20 Izin Galian C Dikeluarkan
BANGKO – Terhitung Juli 2011, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan 20 izin pertambangan mineral non logam (galian C) yang beroperasi di berbagai kecamatan di Kabupaten Merangin.

Information
Anda pengunjung ke-283,586
Live Chat Jakartaindomineralmining
Search
Search:
USD Calc
US$ x Rp. 9,850 =
Rp.  
 

© 2008-2012 indomineralmining.com